Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan tengah membuka beasiswa program persiapan studi magister atau S2 di luar negeri.

 

Beasiswa Magister luar negeri ini bertujuan untuk mengirimkan dan menjodohkan para lulusan sarjana, dan mahasiswa aktif jenjang pendidikan sarjana yang telah menyelesaikan tugas akhir di perguruan tinggi untuk melanjutkan studi S2 ke perguruan tinggi luar negeri, menemukan potential supervisor, serta mendapatkan Letter of Acceptance (LoA).

Selain itu, beasiswa ini juga bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan keterampilan serta keilmuan yang berdampak pada mutu pendidikan tinggi Indonesia. Nantinya, para penerima beasiswa magister luar negeri ini diharapkan dapat bersaing di dunia internasional.

Persyaratan

1. Sudah menyandang gelar sarjana di perguruan tinggi akademik (S1) atau mahasiswa aktif jenjang pendidikan sarjana yang sudah menyelesaikan tugas akhir

2. Usia maks. 25 tahun

3. Meniliki komitmen untuk melanjutkan study magister

4. IPK minimal 3.5

5. TOEFL min. 500 atau IELTS min 6,0

 

6. Mendapatkan rekomendasi dari pimpinan perguruan tinggi atau atasan yang relevan (bagi yang telah bekerja)

Program insentif ini bersifat kompetitif sehingga mereka yang berminat harus melewati proses seleksi yang cukup panjang. Berikut adalah penjelasan tentang proses dan jadwal seleksi.

Proses Seleksi Kandidat

1. Kandidat yang memenuhi syarat melakukan pendaftaran melalui sistem yang disiapkan Ditjen Dikti di tautan: https://ringkas.kemdikbud.go.id/bridgingcourseS1

2. Semua persyaratan diunggah di sistem tersebut secara lengkap. Aplikasi yang tidak lengkap tidak akan diproses.

3. Tim seleksi melakukan penilaian terhadap berkas yang diunggah dan memutuskan apakah seorang kandidat lolos ke tahap berikutnya.

4. Seluruh Kandidat mendapat pemberitahuan secara tertulis terkait hasil seleksi. Kandidat yang tidak diterima dan diterima akan sama-sama mendapat pemberitahuan.

5. Seleksi tahap berikutnya berupa wawancara. Panitia akan memberikan jadwal rinci dan setiap kandidat mengikuti proses seleksi sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.

6. Pengumuman hasil seleksi final disampaikan secara tertulis kepada kandidat.

Jadwal Seleksi

1. Pengumuman Pembukaan Insentif kepada masyarakat luas: 6 Agustus 2021

2. Pendaftaran: 6-15 Agustus 2021

3. Penilaian dan seleksi berkas: 15-16 Agustus 2021

4. Pengumuman hasil seleksi berkas: 18 Agustus 2021

5. Wawancara kandidat: 20-23 Agustus 2021

6. Pengumuman hasil seleksi final: 25 Agustus 2021

7. Pelaksanaan program Bridging Course: 3 Bulan sejak penetapan.

Untuk informasi lebih lanjut silakan download disini.

Note:

Berkenaan dengan surat Direkktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen PendidikanTinggi nomor: 4488/E2/BS.01.01/2021 tanggal 3 Agustus 2021, tentang Pengumuman Beasiswa Program Persiapan Studi (Bridging Course) Doktor di Luar Negeri, dengan ini kami informasikan bahwa program tersebut dibatalkan dan  diganti  dengan “Beasiswa Program Studi (Bridging Course) Magister di Luar Negeri”. Sehubungan dengan hal tersebut, maka Beasiswa Program Persiapan Studi (Bridging Course) Doktor di Luar Negeri tidak lagi dilaksanakan oleh Dit. Pembelajaran dan Kemahasiswaan.

Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut melalui tautan sebagai berikut: https://ringkas.kemdikbud.go.id/bridgingcourseS1.

Categories:

Tags: